Laskar Merah Putih Kecam Keras Penembakan 5 PMI di Malaysia

Laskar Merah Putih Kecam Keras Penembakan 5 PMI di Malaysia

Jakarta – Presiden Laskar Mera Puh (LPP) M Arsdaed Chereher’s Disaster (PMI) Kecelakaan mayat Malaysia. Penembakan dari Maritimer Acentime (APMM), mengatakan bahwa 1 orang Indonesia mati pada hari Jumat (24/2025) sekitar pukul 3:00 WIB di Tanjung Ru, Malaysia.

Dalam prosesnya, ada lima pmi yang jatuh, dan salah satu dari mereka akan mati, dan empat yang terluka. Indonesia Indonesia di Kuala Lumur memberi Senin Senin untuk mencoba memeriksa rincian checkout.

“Untuk Laskar Merah Putah, kami mengatakan suara kematian orang asing, dan tujuh orang berdiri di Lyma Lyma.

Arsiad mengutuk karya besar APMM, yang disebut pekerja imigran untuk keluar dari cara yang buruk. “Pemerintah Malaysia harus mengeksplorasi dan mengeksplorasi penggunaan kasus ini yang paling berguna,” katanya.

Indonesia Indonesia di Kila Lumpur terus memantau pemrosesan beberapa proyek dan meminta akses ke badan -badan tersebut dan menyelesaikan para korban. Sebagai ketua Laskar Laskar, Arsiad menjawab untuk pekerjaan APMM, terlalu berat bagi orang -orang Indonesia di reruntuhan Tandzhung, Malaysia.

“Juga, mari kita ambil kehidupan di dalam ruangan untuk orang -orang Indonesia, karena seharusnya keluar dari Malaysia. Mengapa Anda menginginkannya.

Dalam hal ini, Laskar belaka, Botiè, Botiè, sikapnya terhadap kekuatan militer yang ditolak, yang lebih dari sekadar area praktis. Karena orang tidak memakai orang yang mati, itu bukan teroris, bukan penjual narkoba.

Pekerjaan perbaikan Malicia adalah bentuk pelanggaran terhadap kemanusiaan dan penganiayaan pada orang Indonesia. “Kami meminta sesi yang tepat untuk memeriksa pemerintah Malaysia untuk mengembalikan kekuatan dan permintaan maaf,” kata Yesus.

Laskar Merah mendukung Pemerintah Indonesia untuk mengirim dokumen sinyal, untuk menghasilkan argumen dan kritik terhadap peristiwa Inusiana.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *