Sajur – Karena curah hujan yang melimpah, lusinan rumah dan distrik telah dibanjiri di distrik Kabupaten, yang mengalir dari Selasa sesudahnya hingga hari ini. Sekitar 4 rumah yang dimiliki oleh empat desa banjir, sekitar 5 rumah di Bozankaso, Korngsari, Makersari dan Sukamanah tenggelam.
Sebagai akibat dari banjir, puluhan rumah telah rusak. Ada juga banyak rumah berdasarkan informasi yang diangkut oleh aliran karena banjir.
Kepala Polisi Agarbinta, Epttu Nand Riharza, menjelaskan bahwa, pada saat ini, timnya masih mengumpulkan informasi tentang rumah -rumah yang terkena dampak banjir saat ini. Dia mengatakan pada hari Rabu (1/12/21): “Jumlah pasti efek banjir tidak dapat dikonfirmasi karena saya masih dalam posisi banjir, tetapi jalan akses terganggu,” katanya pada hari Rabu (1/12/21).
Menurutnya, agar -agar dan lil juga dipengaruhi oleh bencana distrik, serta oleh pemilik seperti tanah longsor. Menurutnya, tiga rumah yang terkena dampak tanah longsor rusak di desa Sinarlat di distrik Agrainti. “Ada tiga rumah yang terkena dampak informasi sementara dalam kejengkelan. Tidak ada cedera atau semangat,” katanya.
ASAP Sukmana Wizayaya, kepala Badan Manajemen Bencana Regional (BPBD) di Kabupaten Sijur, mengatakan proses mengumpulkan data dari jaringan komunikasi yang terkena dampak di beberapa daerah masih terbatas.
“Ada banyak istirahat listrik dan kerusakan jaringan di berbagai tempat di berbagai tempat, jadi sulit untuk berkomunikasi. Kami juga mengalami kesulitan dalam mendaftarkan jumlah korban,” jelasnya.
Saat ini, BPBD sedang mencoba memasuki lokasi yang rusak untuk menentukan jumlah dan ketentuan korban lapangan dengan otoritas lokal.
“Sejauh ini tidak ada berita tentang orang mati atau terluka karena bencana. Penduduk diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arah pihak berwenang,” katanya sebagai kesimpulan.