JAKARTA – Kehilangan nelayan karena lautan di Tandgerang utara, Bansten telah mencapai 24 miliar rp. Kerugian telah bereksperimen oleh setidaknya 3888 nelayan.
Kepala Perwakilan Obudsman Indonesia dari Pencarian Indonesia Di Hak Wajah, Masalah Aturan Perdagangan Kontrol Tandgerang Banda -20
“Menurut perhitungan kami, jatuh minimum menderita hampir 4.000 nelayan telah mencapai setidaknya 24 miliar RP,” kata Fadley.
Dia mengatakan ukuran perhitungan didasarkan pada perhitungan kebutuhan fisher diesel setelah bakteri.
“Minyak meningkat antara 4-6 liter diesel sehari,” katanya.
Kehilangan lainnya dalam bentuk pengurangan dan kerusakan pada pagar kapal dengan laut.
“Dengan demikian jumlah setidaknya 24 miliar rp sampai kerusakan terjadi. Jadi pada Agustus 2025,” katanya.
Bagian laut
Dia menemukan lebih kuat menunjukkan bakteri di Tangrang adalah upaya untuk mengendalikan laut.
“Kami percaya bahwa penguatan hutan lautan pagar ada di isi laut,” kata Fadley.
“Keberadaan formulir yang menggambarkan klaim atau administrasi laut, yang dikirim 370 pada kucing, yang beberapa diterbitkan,” lanjutnya.
Fadley melanjutkan, pesta yang sama kemudian diajukan kembali antara 1415 hektar area laut. Namun, belum dijelaskan secara rinci yang telah mengubah partainya.
“Ketika kartu itu berbalik, terakhir mereka memberikan hal yang sama dengan laut pagar,” katanya.