Raker dengan Perumda Trans Pakuan, Komisi II Siap Dukung Kemajuan Transportasi

Raker dengan Perumda Trans Pakuan, Komisi II Siap Dukung Kemajuan Transportasi

BOGUR – Bogor City DPRD Commission II membahas Selasa (22/10/2024), pertemuan kerja 2025 RABBD dengan Trans Pakwan Peromada (Recker). Pertemuan tersebut dihadiri oleh wakil presiden Bogor City DPRDM Rasley Pratiyyy, yang juga koordinator Komisi II. Pertemuan ini dibuka oleh Abdul Qaddar Husbi Alats, ketua Bogor City DPRD Commission II.

Selama pertemuan, Rusli mempertanyakan pemerintah pusat tentang pembatalan subsidi Buskita dan transfer subsidi ke Bogor City APBD. Menurut Rosley, jika transisi dilakukan dan melintasi Pak Perumda belum menjadi operator pemerintah, itu pasti berbahaya di -pak.

“Dengan penilaian saat ini, jika Anda menginginkan gas, hanya gas. Karena itu, diharapkan, kami berharap bahwa trans -trans -trans -pak perumading pad tidak akan memberikan kontribusi. Tahun depan kesempatan ini dan udara segar dapat memberikan potensi pemerintah.”

Rusli mengatakan Komisi DPRD Kota Bogor memahami bahwa operator pemerintah saat ini diberi kode oleh Buskita. Akibatnya, di seluruh Pak Perumda tidak mendapat untung karena bus yang dimiliki oleh Kodar.

Untuk tujuan ini, dengan penilaian saat ini, Komisi II dari Kota Bogor City meminta di Pakwan Perumda untuk bergabung dengan tautan tugas sebagai operator baru yang sibuk. DPRD akan mendukungnya sebanyak mungkin untuk mencapainya.

“Tetapi harus ada komitmen dan keyakinan Trans -Pak Perumda, berapa banyak kontribusi yang akan diberikan. Dengan cara ini kami akan memberikan rekomendasi kepada walikota bahwa mereka memberikan Trans Pak surat penugasan Permada untuk berurusan dengan Buskita.

Rusli juga menekankan masalah utang antara Trans Pak Perumda dan mantan karyawan PDJT, yang diperkirakan Rp7,7 miliar. Dia meminta di Pak Perruom untuk menyelesaikan masalah dengan segera, sehingga dia bisa yakin akan pendapatan dan kontribusi.

Karena rencana bisnis, di seluruh Pakan Perumda, yang dimulai pada tahun 2025, diperkirakan akan dapat memperoleh RP750 -juta per tahun. Kemudian Rp500 juta digunakan untuk membayar pinjaman karyawan selama 10 tahun.

Tentu saja ini tidak dapat berkontribusi pada Trans -Pak Peromada Bogor City Pad. Di masa depan, PMP juga mencegah dengan aset yang buruk dan catatan manajemen keuangan.

“Oleh karena itu, harus jelas bahwa penggunaan anggaran dalam trans -pak perumada adalah skala prioritas,” katanya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *